Pamrih (?) Ketika kau menganggap cinta yang kau beri tak selalu mendapat "balas", maka kau memegang teguh bahwa arti cinta bagimu a...
Nostalgia 1703 Aku menerimamu sebagai “pertama” ku di saat kamu memintaku menjadi “kesekian” mu. Pelataran gedung megah dan sunyi dini hari m...
Ketika"Patah" Sumber Gambar : Baltyra.com Kenapa kau begitu sendu? Apa yang kau tangisi? Kau seperti telah kehilangan hidupmu. Tapi liha...
Tanpa Jeda ? Aku tersentak. Usia "kita" baru berakhir. Namun tak dalam hitungan minggu kau sudah temukan pengganti "aku" yang...
Inisial "C", Sahabat Memandang punggungmu saja aku sudah sangat senang. Apalagi bisa memelukmu dari belakang. Tak bisa kubayangkan. Padahal aku ...
Kamu dan Pendakian Sumber Gambar : Kaskus Mendakilah. Kau kan tahu setinggi apa kaki berdiri, serendah apa hati menunduk, sebesar apa pengorbanan,...
Di Luar Waktu Kita sudah lewatkan waktu yang cukup untuk membuat kita saling jatuh cinta. Tapi ternyata masih butuh waktu lagi untuk kita dapat b...
"Mana passion -ku?" Itulah beberapa kata yang membenak dalam diri beberapa tahun lalu. Perkenalkan, terkisah seorang pe...
Air, Mata, Depan, dan Lalumu Air mata terlalu berharga untuk menangisi seseorang di masa lalu yang terlalu menyakitimu, mengoyak batin dan bahagiamu. Menangisla...
Bukan Tentang Kita Biarlah aku bertahan dalam cinta yang luka ini. Aku rasa akan tetap memiliki cintamu walaupun tidak dengan ragamu. Teruslah ...
Tuhan dan Titipan Jika Tuhan menegurmu dengan menitipkan satu hal yang sangat menyakitkan, Dia sedang ingin dirimu segera memetik beberapa buah pelajaran...
Unlimited Love Cinta adalah ketika badanmu dan badannya telah membungkuk, namun kasih sayang kalian tetap tegak. Cinta adalah ketika kau dan...